Kamis, 17 Maret 2011

IF I AM GIVEN THE OPPORTUNITY TO CHANGE THE NAME OF THE EARTH OR “BUMI”

Menurut saya nama earth atau bumi dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa sansekerta, bhumi yang berarti “tanah”  ,dan earth yang berasal dari bahasa arab, ardhi yang artinya tanah . Sudah tidak lagi pantas jika di lihat dari keadaan bumi sekarang ini.

Jika saya di berikan kesempatan untuk mengganti nama bumi mungkin saya akan mengganti nama bumi atau earth dengan nama-nama seperti “garbage,  skoupídia,  atau skoupidotenekés”.
 Alasan saya mengapa memberikan nama-nama seperti “garbage” yang berasal dari bahasa inggris yang artinya sampah dan , “skoupídia atau skoupidotenekés” yang berasal dari bahasa yunani yang artinya sampah dan tempat sampah, karena menurut saya bumi yang kita kenal sekarang sudah penuh dengan sampah. Entah itu sampah yang memang berasal dari sampah manusia, ataupun manusia itu sendiri yang merupakan sampahnya. Kenapa saya mengatakan seperti itu karena layaknya suatu tempat yang bersih dan enak di pandang akan berubah persepsinya jika ada sampahnya.  Layaknya seperti bumi sekarang. Bumi terpolusi oleh sampah yang berasal dari manusia, dan kelangsungan kehidupan manusia itu sendiri terkotori oleh sifat manusia yang kotor seperti sampah.

Masih banyak alasan yang bisa di sebutkan kenapa saya bisa memberikan nama atau memiliki persepsi seperti itu jika di perhatikan dari kelangsungan  kehidupan maupun berkaca pada diri saya sendiri. Tapi alasan yang saya tuliskan di atas merupakan garis besar kenapa saya bisa memberikan nama-nama seperti “garbage,  skoupídia,  atau skoupidotenekés.

Rabu, 09 Maret 2011

LUBANG HITAM ( BLACK HOLE )

Lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasiyang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga 8kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos darigravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam". Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati.
images (1).jpgimages.jpg
Landasan Teori
Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan olehastronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.
Adalah John Archibald Wheeler pada tahun 1967 yang memberikan nama "Lubang Hitam" sehingga menjadi populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.

Asal Mula Lubang Hitam
Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinyasendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang.
Pertumbuhannya
Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar.

Rabu, 23 Februari 2011

KELEBIHAN DARI METODE ILMIAH (excess of the scientific method)

Definisi Metode Ilmiah
Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis.
Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran.
Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi.”

Kriteria atau Langkah-Langkah Metode Ilmiah
Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. seperti di bawah ini.
Kriteria
1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisa
4. Menggunakan hipolesa
5. Menggunakan ukuran objektif
6. Menggunakan teknik kuantifikasi

Langkah-Langkah Metode Ilmiah

o    Masalah : berawal dari adanya masalah yang dapat digali dari sumber empiris dan teoretis, sebagai suatu aktivitas pendahuluan. Agar masalah ditemukan dengan baik memerlukan fakta-fakta empiris dan diiringi dengan penguasaan teori yang diperoleh dari mengkaji berbagai literatur relevan.
o    Rumusan masalah : Masalah yang ditemukan diformulasikan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.
o    Pengajuan hipotesis : Masalah yang dirumuskan relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.

o    Metode/strategi pendekatan penelitian : Untuk menguji hipotesis maka peneliti memilih metode/strategi/pendekatan/desain penelitian yang sesuai.
o    Menyusun instrumen penelitian : Langkah setelah menentukan metode/strategi pendekatan, maka peneliti merancang instrumen penelitian sebagai alat pengumpulan data, misalnya angket, pedoman wawancara, atau pedoman observasi, dan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen agar instrumen memang tepat dan layak untuk mengukur variabel penelitian.
o    Mengumpulkan dan menganalisis data : Data penelitian dikumpulkan dengan Instrumen yang kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan alat-alat uji statistik yang relevan dengan tujuan penelitian atau pengujian secara kualitatif.
o    Simpulan : Langkah terakhir adalah membuat simpulan dari data yang telah dianalisis. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya.
o    Mencandra/mengadakan deskripsi, menggambarkan secara jelas dan cermat hal-hal yang dipersoalkan
o    Menerangkan/Eksplanasi, menerangkan kondisi-kondisi yang mendasari terjadinya peristiwa peristiwa/gejala
o    Menyusun Teori, mencari dan merumuskan hukum-hukum mengenai hubungan antara kondisi yang satu dengan yang lain atau hubungan peristiwa yang satu dengan yang lain

Ciri-Ciri Metode Ilmiah

METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya
o    Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
o    Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
o    Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.
Sifat Metode Ilmiah :
o    Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
o    Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
o    Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
Pola Pikir dalam Metode Ilmiah :
o    Induktif: Pengambilan kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum
o    Deduktif: Pengambilan kesimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi kasus yang bersifat khusus

KELEBIHAN DARI METODE ILMIAH (excess of the scientific method)

Definisi Metode Ilmiah
Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis.
Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran.
Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi.”

Kriteria atau Langkah-Langkah Metode Ilmiah
Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. seperti di bawah ini.
Kriteria
1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisa
4. Menggunakan hipolesa
5. Menggunakan ukuran objektif
6. Menggunakan teknik kuantifikasi
Langkah-Langkah Metode Ilmiah

o    Masalah : berawal dari adanya masalah yang dapat digali dari sumber empiris dan teoretis, sebagai suatu aktivitas pendahuluan. Agar masalah ditemukan dengan baik memerlukan fakta-fakta empiris dan diiringi dengan penguasaan teori yang diperoleh dari mengkaji berbagai literatur relevan.
o    Rumusan masalah : Masalah yang ditemukan diformulasikan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.
o    Pengajuan hipotesis : Masalah yang dirumuskan relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.

o    Metode/strategi pendekatan penelitian : Untuk menguji hipotesis maka peneliti memilih metode/strategi/pendekatan/desain penelitian yang sesuai.
o    Menyusun instrumen penelitian : Langkah setelah menentukan metode/strategi pendekatan, maka peneliti merancang instrumen penelitian sebagai alat pengumpulan data, misalnya angket, pedoman wawancara, atau pedoman observasi, dan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen agar instrumen memang tepat dan layak untuk mengukur variabel penelitian.
o    Mengumpulkan dan menganalisis data : Data penelitian dikumpulkan dengan Instrumen yang kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan alat-alat uji statistik yang relevan dengan tujuan penelitian atau pengujian secara kualitatif.
o    Simpulan : Langkah terakhir adalah membuat simpulan dari data yang telah dianalisis. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya.
o    Mencandra/mengadakan deskripsi, menggambarkan secara jelas dan cermat hal-hal yang dipersoalkan
o    Menerangkan/Eksplanasi, menerangkan kondisi-kondisi yang mendasari terjadinya peristiwa peristiwa/gejala
o    Menyusun Teori, mencari dan merumuskan hukum-hukum mengenai hubungan antara kondisi yang satu dengan yang lain atau hubungan peristiwa yang satu dengan yang lain

Ciri-Ciri Metode Ilmiah

METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya
o    Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
o    Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
o    Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.
Sifat Metode Ilmiah :
o    Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
o    Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
o    Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
Pola Pikir dalam Metode Ilmiah :
o    Induktif: Pengambilan kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum
o    Deduktif: Pengambilan kesimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi kasus yang bersifat khusus

Kamis, 17 Februari 2011

KEISTIMEWAAN MANUSIA KARENA RASA INGIN TAHUNYA

Manusia menurut saya punya banyak keistimewaan,yg salah satunya adalah rasa ingin tahunya. Rasa ingin tahu  manusia berawal dari rasa penasaran akan segala bentuk hal di dunia ini dan realita tentang kehidupan manusia itu sendiri. Manusia memiliki keistimewaan tersendiri di bandingkan mahluk hidup lainny di muka bumi ini,yaitu akal. Akal manusia itu sendirilah merupakan dorongan yang kuat atas rasa ingin tahu atau penasaran manusia. Manusia akan merasa puas apabila bila menemukan jawaban dari rasa ingin tahu atau rasa penasarannya atas  semua petanyaan yang ada di dalam pikirannya.


Seperti yang saya tuliskan di atas. ‘Rasa ingin tahu’ manusia berawal dari rasa penasaran manusia itu sendiri dan berasal dari ‘akal’ manusia itu sendiri. Rasa ingin tahu manusia menurut saya sangat kompleks,karena rasa ingin tahu manusia terus ada dan akan berakhir apabila manusia tersebut telah mati.  dengan kata lain hanya kematian yang bias menghentikan rasa ingin tahu manusia. Rasa keingintahuan manusia itulah yang menjadi cikal bakal dari pengetahuan di bumi ini. Karena rasa ingin tahu manusia itulah manusia dapat menciptakan suatu hal atau memecahkan suatu masalah yang membuatnya penasaran.

Rasa ingin tahu manusia juga dapat menciptakan sesuatu atau juga dapat di sebut sebagai penetahuan. sebagai contoh Cornelius van Drebbel adalah tokoh yang paling di kenal sebagai penemu kapal selam. Awalnya, pembuat sketsa kapal selam adalah Leonardo da Vinci (1452-1519), sedangkan William Bourne merancang rencana pembuatan kapal tersebut (1578). Tapi, yang berhasil membangunnya adalah Cornelius van Drebbel pada 1620. Awalnya, dia hanya melihat sketsa-sketsa yang dibuat dua temannya itu. Lalu, perlahan van Drebbel mencoba merealisasikan sketsa yang menurutnya unik tersebut. Standar pembangunannya tetap memakai sketsa Bourne. Yaitu, menggunakan prinsip bahwa kapal dapat tenggelam bila tangki diisi air. Apabila kapal akan dinaikkan ke permukaan, tanki air dikosongkan terlebih dahulu. Karena rasa ingin tahunya itu van Drebbel, dia berhasil menciptakan kapal selam.

Rasa ingin tahu sangatlah berperan di dalam kehidupan ini, terlebih di jaman modern seperti ini. Karena rasa ingin tahu itulah manusia berlomba-lomba untuk menciptakan suatu penemuan-penemuan atau pengetahauan yang baru. Rasa ingin tahu tersebutlah yang memotivasi manusia untuk menciptakan hal-hal yang baru dan bermanfaat bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Harus di ingat juga apa bila pengetahuan di gunakan dengan cara atau niat yang tidak benar dengan akan berakibat fatal bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lainya.

Minggu, 31 Oktober 2010

DEFINISI DAN KELEBIHAN STUDENTSITE GUNADARMA BAGI MAHASISWA

STUDENT SITE adalah fasilitas berbasis web yang diperuntukan bagi semua mahasiswa Universitas gunadarma yang masih aktif. Dengan fasilitas ini, mahasiswa Universitas gunadarma dapat berkolaborasi dan saling mendapatkan informasi antar civitas akademika Universitas gunadarma.


Kelebihan studentsite bagi mahasiswa adalah Mahasiswa bisa membaca berita-berita terkini tentang Universitas Gunadarma yang juga dimuat di situs resmi universitas. Selain itu, segala berita akademis yang bersumber dari BAAK juga dapat dipantau dalam suatu fitur STUDENT SITE, yaitu LOCKER. Seperti halnya loker biasa yang dapat menyimpan berbagai barang pribadi si pemilik, fitur LOCKER ini juga meyimpan pesan dosen (Lecture Message) yang diberikan oleh dosen dari mahasiswa yang bersangkutan, Rangkuman Nilai, Jadwal Kuliah , dan Jadwal Ujian. Jadi dengan hanya membuka “LOCKER”, mahasiswa bisa tahu semua hal yang terkait dengan kegiatan akademisnya di Universitas Gunadarma.

Selain locker, STUDENT SITE juga memuat fitur ADDRESS BOOK yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola alamat-alamat email kolega dari mahasiswa yang bersangkutan.

Fitur bermanfaat lainnya yang dapat digunakan adalah CALENDAR. Fitur ini memungkinkan si mahasiswa mengatur jadwal hariannya selayaknya agenda. Dengan demikian, tidak ada kegiatan yang terlewatkan atau terlupakan. Mahasiswa juga dapat menyimpan dan mengelola file-file yang dimilkinya dengan fitur FILE MANAGER. 

Fitur lain yang juga menjadi daya tarik dari fasilitas STUDENT SITE adalah FORUM. Mahasiswa dapat berkomunikasi dan bertukar pikiran mengenai suatu topik yang sedang hangat saat ini dengan rekan-rekan sejawatnya melalui fitur ini. Fitur lain yang satu haluan dengan fitur FORUM, adalah POLLS. Dengan fitur ini, mahasiswa bisa menjaring pendapat rekan-rekannya mengenai suatu topik, peristiwa maupun fenomena yang sedang terjadi.

Selain itu, mahasiswa juga memperoleh fasilitas email dengan kapasitas 100 MB. Fitur email ini dapat diakses dalam satu layar (window) aplikasi dengan STUDENT SITE, sehingga si mahasiswa tidak perlu mengaktifkan aplikasi browser lagi untuk melihat ataupun membuat surat elektronik. Fitur ini juga menyediakan komponen yang sudah umum seperti filtering, managing folder, deleting, dan lainnya. Kapasitas yang besar juga membuat mahasiswa lebih fleksibel untuk mengatur aktivitas surat menyurat elektroniknya.

Fitur BOOKMARK adalah fitur yang harus dimanfaatkan oleh mahasiswa yang sering mencari informasi melalui internet, terutama jika mereka memiliki situs favorit yang sering mereka kunjungi. Karena dengan fitur ini si mahasiswa dapat menyimpan URL situs favoritnya tersebut untuk referensi di kemudian hari.

Semua itu bisa diakses di mana saja dan kapan saja.